Skip to main content

Posts

Penyebab Kelahiran Prematur Pada Bayi

Kelahiran prematur merupakan kelahiran yang terjadi sebelum mencapai usia 32 minggu. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor yang sulit diprediksi. 1.Infeksi bakteri pada sistem reproduksi seperti klamidia, gonore dan trikomoniasis dan saluran kemih. Infeksi ini akan menyebabkan selaput disekitar kantung amnion melemah dan membuat ketuban pecah lebih dini. 2.Penyakit atau kondisi tertentu seperti diabetes, gangguan ginjal, tekanan darrah tinggi, dan anemia selama kehamilan. Selain itu juga akibat masalah pada plasenta seperti plasenta previa dan kondisi serviks yang tidak normal secara genetik atau akibat operasi serviks, dan akibat menjalani operasi di rongga perut selama mengandung seperti usus buntu atau batu empedu dapat meningkatka resiko lahir prematur. 3.Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok saat hamil, mengkonsumsi alkohol dan makanan-makanan yang tidak bernutrisi. 4.Resiko lain seperti mengandung lebih dari satu bayi, hamil dengan jarak kurang d...

Terlambat Menopause

Late menopause merupakan istilah yang digunakan pada seseorang yang mengalami menopause pada usia yang lebih tertunda. Usia wanita untuk mengalami menopause adalah 45-55 tahun. Sehingga untuk wanita yang mengalami menopause diatas usia 55 tahun dapat dikatakan mengalami late menopause. Late menopause dapat terjadi secara alami atau karena faktor genetik yang dibawa dari lahir, sehingga diberkahi dengan, memiliki sel telur yang lebih banyak sehingga waktu menopause dapat lebih tertunda dari biasanya. Jika hal ini terjadi, tidak perlu dikhawatirkan, hanya perlu rutin memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Namun disisi lain late menopause juga dapat dipicu karena gaya hidup yang tidak sehat dan berat badan yang berlebih. Late menopause yang terjadi secara tidak alami ini dapat berdampak pada kesehatan wanita. Proses yang terjadi secara tidak wajar ini dapat menunjukkan kondisi kesehatan yang tidak baik seperti adanya penyakit degeneratif sepert...

Menopause Dini

Menopause merupakan kondisi berhentinya produksi hormon reproduksi perempuan sehingga menyebabkan seseorang prempuan tidak lagi mengalami siklus menstruasi. Pada umumnya menopause terjadi pada usia 45-55 tahun. Sedangkan menopause dini merupakan kondisi menopause yang dialami seseorang yang terjadi pada usia dibawah 40 tahun. Meskipun terjadi lebih awal, menopause dini tetap memiliki efek yang sama seperti menopause pada usia lanjut yang juga diakibatkan karena perubahan hormon estrogen pada tubuh. Berikut adalah gejala yang dapat dirasakan: •Gangguan emosi seperti perubahan mood dan depresi •Kulit, mata, dan mulut terasa kering •Vagina terasa lebih tipis dan kurang fleksibel •Menurunnya libido •Tubuh sering merasa panas dan berkeringat •Mudah lelah •Tulang keropos •Tidak dapat memiliki keturunan •Lebih rentan terhadap penyakit jantung dan stroke •Lebih rentan terhadap kanker usus dan ovarium •Lebih rentan terhadap penyakit gusi dan gigi Kondisi peru...

Penyebab Telat Menstruasi Setelah KB

Penggunan KB sudah banyak dipakai oleh masyarakat. Namun yang belum banyak tahu adalah efek yang ditimbulkan setelah KB dihentikan. Didalam KB terdapat kandungan hormon yang efeknya dapat datang meskipun KB sudah dihentikan. Efek samping tersebut berasal dari hormon progestin yang terkandung didalam KB. Progestin bekerja dengan menekan ovulasi, membuat selaput lendir tipis atau tidak tumbuh yang dapat membuat pencegahan kehamilan. Selapit lendir yang menipis membuat keluhan pendarahan berkurang atau pada beberapa kasus tertentu dapat membuat selaput lendir tidak terbentuk sehingga tidak terjadi pendarahan. Gangguan menstruasi dapat berbeda-beda setelah menggunakan dan menghentikan KB suntik. Ada yang hanya tiga hingga enambulan setelah penghentian,hormon sudah kembali normal. Kemudian ovulasi dan menstruasi datang kembali seperti biasa dengan teratur. Namun ada juga yang harus menunggu hinggga bertahun-tahun untuk mendapatkan efek tersebut. Kunjungi Situs Website Rose ...

Jenis- Jenis Keguguran

Keguguran merupakan komplikasi yang ditandai dengan kematian embrio janin secara tiba-tiba sebelum minggu ke 20 atau 5 bulan kehamilan. Hal ini terjadi akibat adanya sesuatu yang salah pada kehamilan atau kegagalan janin untuk berkembang biak. Setiap ibu mungkin bisa mengalami jenis kehamilan yang berbeda, tergantung sejauh mana usia kehamilannya. Berikut adalah beberapa jenis keguguran. 1.Keguguran dini, merupakan kondisi ketika ada gangguan pada tumbuh kembang embrio pada taham paling awal kehamilan yang ditandai dengan pendarahan pada vagina di trisemester pertama. Hal ini biasa terjadi karena implantasi yang tidak tepat atau tidak menempel pada dinding rahim, dan sebagian besar dipengaruhi oleh kelainan kromosom pada sel telur yang dibuahi. 2.Keguguran anembrionik, yang juga terjadi pada taham awal masa kehamilan, dimana sel telur yang dibuahi berhasil menempel pada dinding rahim namun tidak dapat berkembang dengan baik. 3.Keguguran diam-diam, merupakan kondisi ke...

Emosi Naik Turun Akibat Hormon Kehamilan

Hormon kehamilan pada wanita dapat menyebabkan pengaruh pada tubuh secara fisik dan juga mental. Perubahan mental yang sering kita jumpai adalah perubahan emosi pada wanita yang sedang hamil karena adanya perubahan yang terjadi akibat hormon kehamilan. Hormon adalah zat kimia yang ada didalam tubuh dan dialirkan melalui aliran darah dan mempunyai banyak fungsi untuk tubuh. Untuk wanita hamil, ada hormon-hormon tertentu yang akan menyebabkan perubahan-perubahan untuk mendukung kerja tubuh saat hamil hingga selesai melahirkan. Hormon tersebut antara lain estrogen, progesteron, oksitosin, HCG dan prolaktin. Setiap hormon tersebut memiliki peranan masing-masing. Perubahan hormon juga akan mempengaruhi emosi seseorang. Hal ini disebabkan adanya perubahan produksi hormon estrogen dan progesteron pada awal masa kehamilan. Perubahan hormon pada tubuh wanita hamil dapat mempengaruhi tingkat neurotransmiter yang salah satu fungsinya adalah mengatur emosi.  Hal ini akan meny...

Mengatasi Perubahan Emosi Saat Hamil

Saat hamil, wanita biasanya mengalami perubahan fisik dan juga perubahan mental seperti emosi yang tidak menentu. Meskipun perubahan emosi ini berbeda-beda setiap orang, hal ini kerap terjadi pada 3 bulan awal masa kehamilan dan trisemester akhir kehamilan hingga melahirkan. Emosi yang berubah bisa bersifat biasa saja, dapat ditangani sendiri, perlu bantuan orang lain, hingga dapat menyebabkan wanita hamil menjadi depresi dan cemas.  Perubahan emosi yang terjadi pada masa kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan. Tingkat perubahan emosi yang terjadi tergantung juga dengan seberapa besar jumlahhormon yang meningkat dan bagaimana wanita tersebut merespon perubahan tersebut. Selain hormonal, emosi juga bisa disebabkan karena stres dan kelelahan. Emosi yang terjadi memang suatu hal yang normal, namun jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada kesehatan mental seseorang. Beberapa cara mengatasi perubahan emosi ini adalah sebagai berikut. •Tidak pe...