Skip to main content

Emosi Naik Turun Akibat Hormon Kehamilan




Hormon kehamilan pada wanita dapat menyebabkan pengaruh pada tubuh secara fisik dan juga mental. Perubahan mental yang sering kita jumpai adalah perubahan emosi pada wanita yang sedang hamil karena adanya perubahan yang terjadi akibat hormon kehamilan.

Hormon adalah zat kimia yang ada didalam tubuh dan dialirkan melalui aliran darah dan mempunyai banyak fungsi untuk tubuh. Untuk wanita hamil, ada hormon-hormon tertentu yang akan menyebabkan perubahan-perubahan untuk mendukung kerja tubuh saat hamil hingga selesai melahirkan. Hormon tersebut antara lain estrogen, progesteron, oksitosin, HCG dan prolaktin.

Setiap hormon tersebut memiliki peranan masing-masing. Perubahan hormon juga akan mempengaruhi emosi seseorang. Hal ini disebabkan adanya perubahan produksi hormon estrogen dan progesteron pada awal masa kehamilan. Perubahan hormon pada tubuh wanita hamil dapat mempengaruhi tingkat neurotransmiter yang salah satu fungsinya adalah mengatur emosi. 

Hal ini akan menyebabkan ibu hamil merasa sedih, mudah tersinggung atau senang secara tiba-tiba dan berubah-ubah. Perubahan suasana hati ini tidak terkendali saat masa kehamilan.

Perubahan emosi ini dapat dirasakan berbeda-beda oleh setiap wanita. Biasanya muncul pada tiga bulan pertama masa kehamilan. Setelah itu akan terasa lebih baik hingga trisemester ketiga kehamilan saat tubuh mempersiapkan kelahiran bayi yang akan membuat emosi menjadi tidak terkendali kembali.


Konsultasi dan Order  : https://kontakk.com/@kesehatanwanitarosev

Kunjungi media sosial kami :

ig @nasa_rosevofficial : https://bit.ly/2LkwLEx
forum diskusi sahabat rosev : https://bit.ly/2yMpuvB
fanpage Rosev.Official : https://bit.ly/2wshrj9
youtube rose v official : https://bit.ly/2Jruy8Z

#rosevnasa
#obatkeputihan
#kb
#hamil
#kondiloma
#cegahkankerserviks
#efekkb
#promil
#kutilkelamin
#kistaovarium
#haidtidaklancar
#akibatkeputihan

Comments

Popular posts from this blog

Nyeri Panggul Saat Ovulasi?

Nyeri panggul adalah penyakit internal pada bagian bawah perut, area di bawah pusar (umbilicus) dan pelvis. Kondisi ini digolongkan menjadi nyeri panggul akut dan kronis.Trauma pelvis yang mengancam nyawa pada remaja biasanya disebabkan oleh jatuh dari ketinggian atau tabrakan kendaraan. Pola dan penanganan pada cedera menyerupai penanganan pada orang dewasa.Kondisi ini lebih umum menyerang wanita daripada pria dan dapat terjadi pada pasien usia berapapun, dari sebelum pubertas hingga remaja dan wanita yang lebih dewasa. Saat masa ovulasi wanita mungkin kerap merasakan nyeri di bagian panggul. Kondisi seperti ini normal saja terjadi saat masa ovulasi, tapi bila nyeri tak kunjung hilang sampai beberapa hari dan malah makin menyakitkan bisa jadi ada penyakit lain, seperti fibroid jinak dan endomestriosis dalam rahim. Bila  nyeri panggul disertai demam dan keputihan kemungkinan Anda terkena penyakit radang panggul. Nyeri panggul yang disertai pendarahan vagina dan nyeri p...

Jenis- Jenis Keguguran

Keguguran merupakan komplikasi yang ditandai dengan kematian embrio janin secara tiba-tiba sebelum minggu ke 20 atau 5 bulan kehamilan. Hal ini terjadi akibat adanya sesuatu yang salah pada kehamilan atau kegagalan janin untuk berkembang biak. Setiap ibu mungkin bisa mengalami jenis kehamilan yang berbeda, tergantung sejauh mana usia kehamilannya. Berikut adalah beberapa jenis keguguran. 1.Keguguran dini, merupakan kondisi ketika ada gangguan pada tumbuh kembang embrio pada taham paling awal kehamilan yang ditandai dengan pendarahan pada vagina di trisemester pertama. Hal ini biasa terjadi karena implantasi yang tidak tepat atau tidak menempel pada dinding rahim, dan sebagian besar dipengaruhi oleh kelainan kromosom pada sel telur yang dibuahi. 2.Keguguran anembrionik, yang juga terjadi pada taham awal masa kehamilan, dimana sel telur yang dibuahi berhasil menempel pada dinding rahim namun tidak dapat berkembang dengan baik. 3.Keguguran diam-diam, merupakan kondisi ke...

Mengatasi Perubahan Emosi Saat Hamil

Saat hamil, wanita biasanya mengalami perubahan fisik dan juga perubahan mental seperti emosi yang tidak menentu. Meskipun perubahan emosi ini berbeda-beda setiap orang, hal ini kerap terjadi pada 3 bulan awal masa kehamilan dan trisemester akhir kehamilan hingga melahirkan. Emosi yang berubah bisa bersifat biasa saja, dapat ditangani sendiri, perlu bantuan orang lain, hingga dapat menyebabkan wanita hamil menjadi depresi dan cemas.  Perubahan emosi yang terjadi pada masa kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan. Tingkat perubahan emosi yang terjadi tergantung juga dengan seberapa besar jumlahhormon yang meningkat dan bagaimana wanita tersebut merespon perubahan tersebut. Selain hormonal, emosi juga bisa disebabkan karena stres dan kelelahan. Emosi yang terjadi memang suatu hal yang normal, namun jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada kesehatan mental seseorang. Beberapa cara mengatasi perubahan emosi ini adalah sebagai berikut. •Tidak pe...