Skip to main content

Pil KB Menyebabkan Berat Badan Naik ?




Salah satu cara untuk wanita dalam menunda kehamilan adalah dengan menggunakan pol KB. Banyak anggapan bahwa mengkonsumsi pil KB dapat menaikkan berat badan. Apakah hal ini benar atau hanya mitos?
Anggapan ini muncul sejak awal pil KB diperkenalkan. Pasalnya pil KB generasi awal ini memang menjadi perdebatan karena dapat meningkatkan berat badan. Hal ini dikarenakan kandungan hormonnya yang berlebih. Kelebihan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh dapat menyebabkan retensi cairan di beberapa bagian tubuh dan meningkatkan nafsumakan sehingga kedua ha l ini akan membuat berat badan wanita bertambah.

Untungnya pil KB generasi pertama ini sudah digakntikan dengan jenis pil KB yang baru. Dosis hormon yang terkandung didalamnya sudah disesuaikan. Dari berbagai macam penelitian menyebutkan bahwa sudah tidak ada hubungan antara kenaikan berat badan seseorang dengan mengkonsumsi pil KB. Namun wanita dengan usia 45 tahun keatas memiliki resiko untuk mengalami kenaikan berat badan yang disebabkan karena perubahan fungsi tubuhyang alami terjadi, bukan efek dari mengkonsumsi pil KB, melainkan perubahan fungsi tubuh yang terjadi selama alami.

Secara umum, pengguanaan pil KB tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Namun efek yang timbul pada setiap wanita berbeda-beda. Mungkin ada sebagian wanita yang mengalami kenaikan berat badan akibat retensi cairan di tubuh. Beberapa jenis pil KB dapat beresiko menaikkan berat badan karena kandungan hormon estrogennya yang tinggi atau lebih dari 30 mikrogram. 
Penggunaan pil KB cukup aman untuk mencegah kehamilan. Jika terjadi kenaikan berat badan secara tiba-tiba sedangkan sebagian besar tidak mengalami kenaikan berat badan akibat meminum pil KB, makan segera konsultasikan ke dokter.

Comments

Popular posts from this blog

Jenis- Jenis Keguguran

Keguguran merupakan komplikasi yang ditandai dengan kematian embrio janin secara tiba-tiba sebelum minggu ke 20 atau 5 bulan kehamilan. Hal ini terjadi akibat adanya sesuatu yang salah pada kehamilan atau kegagalan janin untuk berkembang biak. Setiap ibu mungkin bisa mengalami jenis kehamilan yang berbeda, tergantung sejauh mana usia kehamilannya. Berikut adalah beberapa jenis keguguran. 1.Keguguran dini, merupakan kondisi ketika ada gangguan pada tumbuh kembang embrio pada taham paling awal kehamilan yang ditandai dengan pendarahan pada vagina di trisemester pertama. Hal ini biasa terjadi karena implantasi yang tidak tepat atau tidak menempel pada dinding rahim, dan sebagian besar dipengaruhi oleh kelainan kromosom pada sel telur yang dibuahi. 2.Keguguran anembrionik, yang juga terjadi pada taham awal masa kehamilan, dimana sel telur yang dibuahi berhasil menempel pada dinding rahim namun tidak dapat berkembang dengan baik. 3.Keguguran diam-diam, merupakan kondisi ke...

Nyeri Panggul Saat Ovulasi?

Nyeri panggul adalah penyakit internal pada bagian bawah perut, area di bawah pusar (umbilicus) dan pelvis. Kondisi ini digolongkan menjadi nyeri panggul akut dan kronis.Trauma pelvis yang mengancam nyawa pada remaja biasanya disebabkan oleh jatuh dari ketinggian atau tabrakan kendaraan. Pola dan penanganan pada cedera menyerupai penanganan pada orang dewasa.Kondisi ini lebih umum menyerang wanita daripada pria dan dapat terjadi pada pasien usia berapapun, dari sebelum pubertas hingga remaja dan wanita yang lebih dewasa. Saat masa ovulasi wanita mungkin kerap merasakan nyeri di bagian panggul. Kondisi seperti ini normal saja terjadi saat masa ovulasi, tapi bila nyeri tak kunjung hilang sampai beberapa hari dan malah makin menyakitkan bisa jadi ada penyakit lain, seperti fibroid jinak dan endomestriosis dalam rahim. Bila  nyeri panggul disertai demam dan keputihan kemungkinan Anda terkena penyakit radang panggul. Nyeri panggul yang disertai pendarahan vagina dan nyeri p...

Menopause Dini

Menopause merupakan kondisi berhentinya produksi hormon reproduksi perempuan sehingga menyebabkan seseorang prempuan tidak lagi mengalami siklus menstruasi. Pada umumnya menopause terjadi pada usia 45-55 tahun. Sedangkan menopause dini merupakan kondisi menopause yang dialami seseorang yang terjadi pada usia dibawah 40 tahun. Meskipun terjadi lebih awal, menopause dini tetap memiliki efek yang sama seperti menopause pada usia lanjut yang juga diakibatkan karena perubahan hormon estrogen pada tubuh. Berikut adalah gejala yang dapat dirasakan: •Gangguan emosi seperti perubahan mood dan depresi •Kulit, mata, dan mulut terasa kering •Vagina terasa lebih tipis dan kurang fleksibel •Menurunnya libido •Tubuh sering merasa panas dan berkeringat •Mudah lelah •Tulang keropos •Tidak dapat memiliki keturunan •Lebih rentan terhadap penyakit jantung dan stroke •Lebih rentan terhadap kanker usus dan ovarium •Lebih rentan terhadap penyakit gusi dan gigi Kondisi peru...